SERANG – Persis Solo akhirnya dipastikan terdegradasi ke kasta kedua musim depan meski mencatat kemenangan di laga terakhir alias pekan ke-34 BRI Super League 2025/26. Berlaga di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (23/5), Laskar Sambernyawa memang berhasil menang 3-1, namun tetap dipastikan harus terlempar dari kasta tertinggi.
Anak asuhan pelatih Milomir Seslija menjadi tim ketiga yang harus terdegradasi menyusul dua tim lainnya yakni PSBS Biak dan Semen Padang FC.
Pada papan klasemen akhir, Persis ada di peringkat ke-16 dengan koleksi 34 poin. Koleksi poin milik Persis ini sama dengan nilai milik PSM Makassar yang ada di peringkat ke-15 namun Juku Eja unggul head to head.
Sebuah kenyataan yang tentunya sangat menyakitkan bagi tim dengan warna kebesaran merah. Persis harus kembali ke kasta kedua, level dimana yang sempat dirasakan terakhir pada tahun 2021 silam.
Tim yang berkandang di Stadion Manahan Solo itu, ada di kasta tertinggi sejak BRI Liga 1 2022/23 silam. Artinya, Persis akhirnya harus kembali ke kasta kedua setelah empat tahun berkelana di kasta tertinggi.
Pada laga lawan Persita sore tadi, Persis berhasil menang lewat-gol-gol yang dicetak oleh Jefferson de Souza menit ke-44, Miroslav Maricic menit ke-74 dan Dejan Tumbas menit 90+2.
Sedangkan satu-satunya gol balasan dari tuan rumah Persita dicetak oleh Pablo Ganet menit ke-90.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengungkapkan jika pemain Laskar Sambernyawa memberikan penampilan yang baik di laga lawan Persita ini.
“Kami menghadapi Persita dimana mereka tim cukup baik bermain secara terorganisir dan cukup disiplin. Di babak pertama kami bermain cukup baik dan di babak kedua kita melakukan banyak perubahan dan sempat kehilangan fokus sehingga kebobolan. Namun kita masih bisa menambah gol,” kata pelatih yang akrab disapa Milo usai pertandingan.
Terkait Persis yang akhirnya terdegradasi, Milo menuturkan pandangannya. “Menurut saya Persis seharusnya tidak pantas untuk turun kasta karena Solo punya segalanya, seperti fasilitas yang baik, suporter yang fantastik,” dia menambahkan.
Dia berharap Persis dapat segera bangkit dan kembali bersaing di Liga sepak bola teratas Indonesia. “Dan siapapun nanti yang ada di Persis, saya sampaikan Persis akan kembali secepatnya. Dengan pelajaran ini, Persis bisa tumbuh lebih baik dan berkembang lebih baik lagi dan akan menjadi lebih kuat,” pungkasnya.