SLEMAN -- Di tengah jadwal pertandingan BRI Super League 2026/27 yang padat dan perjalanan yang menguras tenaga, Borneo FC Samarinda berhasil membawa pulang tiga poin penting. Pada laga pekan sebelumnya, Pesut Etam berhasil meraih kemenangan 2-1 dari PSS di Sleman yang menjadi hasil berharga tim, setelah menjalani tiga laga hanya dalam kurun waktu 10 hari.
Situasi tersebut membuat pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, harus mengatur kondisi skuat agar tetap kompetitif. Hasil positif di Sleman bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga menjadi dorongan psikologis bagi pemain sebelum kembali menjalani laga selanjutnya.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui timnya tidak berada dalam situasi yang mudah. Selain harus menghadapi pertandingan dengan waktu pemulihan terbatas, para pemain juga menjalani perjalanan yang berpotensi mempengaruhi kondisi fisik.
"Tentu saja, kemenangan selalu menjadi motivasi. Perlu diingat bahwa kami baru saja menjalani tiga pertandingan dalam 10 hari, ditambah dengan perjalanan. Kami juga mencoba melakukan rotasi pemain agar tim memiliki tenaga yang lebih segar," ujar Mauro Jeronimo.
"Jelas, ketika semua pengorbanan terbayar dengan raihan tiga poin, hal itu memberikan dorongan semangat bagi kami untuk pertandingan berikutnya," imbuhnya.
Untuk itu pentingnya hasil pertandingan bagi Borneo yang harus membagi perhatian antara menjaga performa dan memulihkan kondisi pemain. Di tengah keterbatasan waktu persiapan, kemenangan tandang menjadi modal untuk menjaga kepercayaan diri skuat.
Kini dia menyadari bahwa Borneo masih berada dalam proses membangun performa terbaik pada awal musim. Sejumlah aspek permainan dinilai masih membutuhkan pembenahan agar tim mampu tampil lebih konsisten.
"Kami sadar bahwa performa belum mencapai level terbaik dan masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, mengingat saat ini masih awal musim. Oleh karena itu, kami harus terus bekerja keras untuk menjadi tim yang lebih baik," tutur Mauro Jeronimo.
Sementara itu salah satu pemain yang memberikan kontribusi dalam kemenangan tersebut adalah Hugo Samir yang mencetak gol kedua pada menit ke-75. Memanfaatkan serangan balik dan menjadi penentu kemenangan setelah PSS mampu memperkecil ketertinggalan.
"Setiap pertandingan penting buat kita tentunya. Yang terutama tapi saya bersyukur karena kita bisa mendapatkan tiga poin di sini," kata mantan pemain Persik Kediri itu.
Kontribusinya memperlihatkan pentingnya kesiapan setiap pemain dalam menjalankan perannya. Ketika tim menghadapi jadwal padat, keberadaan pemain yang mampu memberikan dampak dalam pertandingan menjadi salah satu kebutuhan untuk menjaga hasil positif.
Kini kemenangan tidak membuat evaluasi berhenti. Borneo FC tetap perlu memperbaiki kualitas permainan, menjaga konsentrasi, dan memastikan kondisi pemain cukup baik untuk menghadapi laga selanjutnya. Tim akan menjalani laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/27 tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11) sore.