Van Gastel Akui PSIM Lemah dalam Antisipasi Set Piece Persijap

Van Gastel Akui PSIM Lemah dalam Antisipasi Set Piece Persijap

12 Maret 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PSIM YOGYAKARTA

BANTUL – PSIM Yogyakarta harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam. Lemahnya antisipasi terhadap set piece yang diperagakan Persijap menjadikan Laskar Mataram gagal memetik poin penuh.

Tuan rumah dikejutkan dengan gol cepat Persijap lewat aksi Boja Martinez menit ke-3. Beruntung kemudian PSIM mampu bangkit dan membalas dua gol yang dicetak oleh Ezequiel Vidal menit ke-16 dan Ze Valente menit ke-38.

Sayangnya kemudian PSIM kembali dibobol oleh Persijap lewat gol Iker Guarrotxena menit ke-65. Bahkan di menit 78, Persijap sebenarnya mampu kembali menjebol gawang PSIM lewat tendangan keras Boja Martinez.

Namun kemudian setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir oleh wasit karena menilai ada pemain Persijap yang lebih dulu berada di posisi offside.

Usai laga, pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel mengakui timnya pada pertandingan ini lemah dalam mengantisipasi situasi bola mati yang dilakukan Persijap. “Kami memulai dengan kurang beruntung. Dalam tiga atau empat menit kami sudah kebobolan dari situasi bola mati. Itu bukan cara yang baik untuk memulai pertandingan,” kata Jean Paul Van Gastel.

Dia menjelaskan, para pemainnya membutuhkan waktu untuk dapat kembali menemukan ritme permainan dengan kondisi tertinggal di awal laga. “Setelah itu, kami bisa kembali bermain sesuai yang disiapkan dan sempat unggul 2-1,” ucapnya menambahkan.

Pelatih asal Belanda itu juga menilai jika Persijap sebenarnya tidak banyak menciptakan peluang terbuka sepanjang laga. Peluang yang mengancam dari Laskar Kalinyamat disebutnya datang dari set piece atau situasi bola mati.

“Pada babak kedua, bisa dikatakan kami kalah dalam pertandingan ini karena situasi bola mati. Persijap sebenarnya tidak menciptakan peluang terbuka. Mereka hanya berbahaya melalui situasi bola mati,” ujar Van Gastel lagi.

Meski hanya mampu memetik satu poin dari pertandingan ini, Van Gastel menilai pertandingan berlangsung menarik dengan intensitas tinggi. 

“Saya rasa bagi para suporter dan penonton netral, ini adalah pertandingan yang menarik untuk ditonton. Intensitas tinggi, banyak permainan bagus, serta banyak juga kesalahan yang membuat pertandingan menjadi seru untuk ditonton,” pungkasnya.

Tambahan satu poin membuat PSIM kini masih ada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin.