GIANYAR -- PSIM Yogyakarta akan menjalani laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 dengan menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/10) sore. Misi untuk bangkit untuk papat mencatat hasil positif dikibarkan PSIM di laga nanti.
Laskar Mataram memang sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Lima laga terakhir dilalui PSIM dengan kekalahan. PSIM mencatat lima kekalahan beruntun di lima laga terakhir.
Dari enam laga yang sudah dilalui, PSIM hanya mampu mencatat satu poin hasil dari sekali imbang dan lima kali kalah alias belum mencatat kemenangan. Puasa kemenangan ini yang tentunya menjadi incaran PSIM untuk dapat segera disudahi.
Caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo mengungkapkan optimismenya untuk dapat segera mewujudkan hasil yang diburu di awal kompetisi ini. Namun tentunya laga nanti tetap akan jadi laga tak mudah PSIM yang bakal tampil tanpa Ze Valente akibat kartu merah di laga lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC sebelumnya.
“Persiapan berjalan normal. Terpenting adalah recovery time. Jadwal ketat dan padat. Kami tentu akan berjuang untuk kembalikan semua kondisi yang ada. Yang pasti, target kami adalah tiga poin,” kata caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo.
Dan meski tim PSIM tidak bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya, namun Guntur menyebutkan bahwa komitmen tinggi para penggawa membuatnya optimistis untuk laga lawan Isenmulang FC nanti.
“Memang Ze Valente tidak bisa tampil akibat kartu merah. Beberapa pemain juga cedera. Meski kondisi ramping, kita percaya pemain punya komitmen dan motivasi tinggi untuk dapat tiga poin di pertandingan nanti,” dia menegaskan.
Hal yang sama juga diungkapkan pemain PSIM, Yusaku Yamadera. “Usai lawan Bhayangkara FC, kita langsung geser ke Bali. Kita fokus ke recovery dan kita harus bisa mencatat tiga poin. Kita tentu akan fight demi tiga poin,” ucap pemain asal Jepang itu bersemangat.