Andre Caldas Bicara Perubahan Arema FC

Andre Caldas Bicara Perubahan Arema FC

28 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 AREMA FC

MALANG -- Kemenangan Arema FC atas Dewa United Banten FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 lalu menjadi momentum bagi Andre Caldas untuk menjelaskan perubahan yang dilakukannya sejak dipercaya menangani Singo Edan sebagai pelatih interim.

Namun, dia menegaskan hasil positif tersebut bukan alasan untuk menganggap pendekatan pelatih sebelumnya, Marcos Santos, sepenuhnya keliru. "Seperti yang pernah saya sampaikan sekadar informasi tidak semua hal yang dilakukan sebelumnya itu salah. Banyak ide atau pendekatan taktis dari coach Marcos yang mungkin dianggap keliru oleh sebagian orang, padahal sebenarnya tidak demikian," ujar pelatih asal Brasil itu.

Dia mengakui telah melakukan sejumlah penyesuaian sejak memimpin tim. Menurutnya, perubahan itu diperlukan agar pendekatan permainan lebih sesuai dengan kondisi skuad saat ini. "Saya hanya melakukan beberapa penyesuaian, dan hasilnya tim menjadi lebih baik. Jadi, sekali lagi, tidak semuanya salah. Saya hanya ingin meluruskan hal ini," kata Andre Caldas.

"Kami memang melakukan beberapa penyesuaian tentu saja. saat ada perubahan ibarat menghirup udara segar sesuatu yang baru pasti akan membawa dampak tersendiri. Hanya ingin memperjelas poin ini," imbuhnya.

Baginya, pergantian pelatih atau perubahan pendekatan tidak harus dimaknai sebagai penolakan terhadap seluruh pekerjaan sebelumnya. Setiap pelatih memiliki cara tersendiri dalam membaca kebutuhan tim dan menentukan pemain yang paling sesuai dengan rencana pertandingan.

Kemenangan 4-0 atas Dewa United menjadi hasil positif dari penyesuaian yang dilakukan. Meski demikian, Andre Caldas tidak menjadikan skor besar tersebut sebagai dasar untuk mengabaikan kontribusi maupun ide yang telah diterapkan sebelumnya.

Selain perubahan pendekatan permainan, dia memberi perhatian pada kesempatan yang dimiliki setiap pemain. "Intinya, siapa pun yang berada di lapangan harus tahu bahwa kami percaya pada mereka-mereka punya kualitas dan mampu bermain dengan baik. Jika bukan mereka, maka pemain lain yang akan turun," kata pelatih berusia 38 tahun.

"Namun, sebagai sebuah tim atau kelompok, hal ini memberikan dampak positif. Para pemain merasa, 'Saya penting di sini, saya bisa bermain, dan saya mampu menjalankan tugas saya. Dan itulah yang terjadi," imbuhnya.

Untuk itu dia menegaskan bahwa perubahan susunan pemain dapat terjadi dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Pemain yang tidak tampil pada laga sebelumnya masih berpeluang kembali masuk ke dalam tim ketika kondisinya sudah memungkinkan. "Menurut saya, perubahan-perubahan tersebut penting karena beberapa pemain lain sudah sangat kelelahan, baik secara fisik maupun mental. Terkadang, melakukan pergantian pemain adalah langkah yang sangat membantu," ujar Andre Caldas.

"Tapi di pertandingan berikutnya, mungkin mereka bisa kembali, ya. Seperti yang sudah saya katakan, saya tidak peduli siapa yang akan bermain," pungkasnya.