SLEMAN -- Hasrat PSS Sleman untuk menuntaskan perjalanan di Pegadaian Championship 2025/26 dengan tampil sebagai yang terbaik tak kesampaian. Skuad Super Elang Jawa harus puas sebagai runner up usai takluk dari Garudayaksa FC melalui drama adu penalti di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5) malam.
PSS menampilkan performa impresif sepanjang 90 menit pertandingan. Meski sempat tertinggal dua gol tanpa balas di babak pertama, skuad besutan Ansyari Lubis menunjukkan mentalitas kuat dan semangat pantang menyerah untuk bangkit pada babak kedua dan menyamakan skor menjadi 2-2.
Usai laga, pelatih PSS, Ansyari Lubis mengatakan bahwa para pemainnya sempat kehilangan fokus pada babak pertama yang menjadi salah satu faktor lawan mampu mengendalikan permainan
“Pada babak pertama kami sedikit kehilangan fokus sehingga Garudayaksa FC bisa mengambil alih permainan dengan sangat baik,” kata Ansyari Lubis.
Tertinggal di babak pertama, penggawa PSS memberikan respons positif di babak kedua. Pergantian pemain yang dilakukan pada paruh kedua ini benar-benar menunjukan performa luar biasa. Semangat pantang menyerah dengan determinasi yang luar biasa berhasil menyamakan kedudukan, sehingga pertandingan berjalan semakin menarik hingga memasuki babak penentuan.
“Pada babak kedua kami bermain dengan sangat luar biasa, kami bisa menyamakan kedudukan,” lanjut Ansyari Lubis.
Pada sesi adu penalti, keberuntungan berpihak kepada Garudayaksa FC. Dua eksekutor PSS gagal yakni Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins. Sedangkan Garudayaksa FC hanya gagal pada eksekusi pertama yang dilakukan oleh Everton Nascimento.
Skor akhir adu penalti adalah 3-4 atau total 5-6 untuk keunggulan Garudayaksa FC.
Meski gagal meraih gelar juara, Ansyari Lubis tetap memberikan apresiasi kepada para pemain PSS atas pencapaian mereka. Menurutnya, pertandingan final kali ini menyuguhkan pertandingan yang berkualitas dan layak dinikmati oleh para penonton.
“Selamat untuk Garudayaksa FC yang berhasil menjadi juara. Ini partai final yang saya kira cukup bagus untuk kita lihat dan kita tonton,” ujar Ansyari lagi.
Dia pun berharap hasil ini dapat menjadi evaluasi penting agar tim bisa tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya, terutama dalam menghadapi persaingan di Super League musim depan.