Bali United Bidik Panggung Dunia Lewat Identitas Bali

Bali United Bidik Panggung Dunia Lewat Identitas Bali

25 Juli 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BALI UNITED FC

GIANYAR -- Bali United FC terus mempersiapkan diri menghadapi musim 2026/27. Setelah perkenalan pemain baru dan memulai latihan, kini giliran tim mengumumkan bekerjasama dengan Adidas Indonesia sebagai penyedia apparel resmi untuk tiga musim ke depan.

Bukan sekadar pergantian pemasok jersey, tetapi menjadi bagian dari strategi manajemen untuk memperkuat identitas klub sekaligus memperluas eksistensi di panggung sepak bola internasional.

Selama tiga tahun ke depan hingga 2029, Adidas Indonesia akan menyediakan seluruh perlengkapan tim, mulai dari skuad senior hingga kelompok usia.

Bagi manajemen, kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah klub yang telah lebih dari satu dekade berkiprah di sepak bola nasional.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, menilai kerjasama ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar menghadirkan seragam baru.

Menurutnya, reputasi adidas sebagai salah satu merek olahraga terbesar di dunia diharapkan mampu meningkatkan citra Bali United sekaligus memperkenalkan klub ke pasar internasional.

Apalagi, Bali selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia yang setiap tahun dikunjungi jutaan wisatawan mancanegara.

"Klub-klub besar Eropa banyak menggunakan Adidas dan meraih kesuksesan. Kami berharap kerjasama ini dapat membawa Bali United makin dikenal di dunia," ujar pria yang biasa disapa Yabes itu.

"Membuat kami dapat semangat juang baru dengan seragam tempur baru ini. Dari situ kami harapkan ini bisa memberikan tim, seluruh official, hingga pemain untuk mencapai prestasi terbaik di sepak bola Indonesia," imbuhnya.

Meski menggandeng apparel global, Bali United tetap mempertahankan identitas lokal sebagai ruh utama desain jersey musim depan.

Klub melibatkan seniman asal Bali, Raka Jana, dalam proses perancangannya sehingga setiap detail seragam tetap merepresentasikan budaya Pulau Dewata.

Jersey kandang masih mempertahankan kombinasi warna merah, hitam, dan putih yang telah menjadi identitas Bali United. Namun, tampilannya kini diperkaya dengan visual Barong Ket sebagai simbol kebaikan, keberanian, serta energi pelindung.

Sementara itu, jersey tandang mengangkat sosok Hanoman, tokoh pewayangan yang identik dengan keberanian, kesetiaan, dan semangat pantang menyerah.

Perpaduan unsur budaya lokal dengan desain modern tersebut diharapkan mampu menghadirkan karakter yang kuat sekaligus membedakan Bali United dari klub-klub lain.

Selain mengusung tampilan premium, jersey juga menggunakan material berteknologi tinggi yang lebih ringan dengan sirkulasi udara lebih baik guna menunjang performa pemain selama pertandingan.

Untuk penggemar, jersey player issue dipasarkan dengan harga Rp 1,1 juta, sedangkan fan jersey dijual mulai Rp 300 ribu.