Bernardo Tavares Ungkap Alasan Rotasi Persebaya saat Hadapi PSM

Bernardo Tavares Ungkap Alasan Rotasi Persebaya saat Hadapi PSM

23 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSEBAYA SURABAYA

PAREPARE -- Kekalahan Persebaya Surabaya dari PSM Makassar pada pekan keenam BRI Super League 2026/27 bukan sekadar soal hasil akhir. Di balik skor tipis 0-1, pelatih Bernardo Tavares harus mengambil keputusan sulit dalam mengatur kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang berdekatan di bulan Oktober ini.

Bertandang menjalani laga di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Kamis (22/10) sore, Persebaya datang dengan waktu pemulihan yang lebih singkat dibandingkan tuan rumah.

"Seperti yang Anda tahu, PSM Makassar bermain pada tanggal 16, sementara kami bermain pada tanggal 18. Kami juga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk sampai di sini," kata pelatih asal Portugal itu.

"Jadi kami melakukan rotasi dalam tim untuk melindungi beberapa pemain yang sudah mendapatkan menit bermain lebih banyak, sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain-pemain lainnya," imbuhnya.

Namun, perubahan komposisi belum mampu membuat Persebaya langsung menemukan ritme permainan.

Pada babak pertama, kedua kesebelasan kesulitan membangun serangan yang benar-benar mengancam. Persebaya belum cukup efektif memanfaatkan penguasaan bola menjadi peluang matang. Dia mengakui kualitas permainan timnya pada 45 menit awal masih jauh dari harapan.

"Tim lawan sempat melepaskan tembakan melalui pemain bernomor punggung 7 saat itu bek tengah kami, Risto, terpeleset dan terjatuh, sehingga lawan mendapatkan ruang untuk menembak," kata Bernardo Tavares.

"Namun Reza berhasil menghalau bola tersebut hingga menghasilkan sepak pojok. Hanya itu saja. Selain itu, tembakan-tembakan kami di babak pertama kurang akurat," sambungnya.

Sehingga kekalahan ini memperlihatkan tantangan Persebaya dalam menjaga keseimbangan antara kebugaran pemain dan kebutuhan meraih kemenangan.

Baginya, pekerjaan berikutnya bukan hanya menentukan siapa yang layak dimainkan, melainkan memastikan setiap pemain siap menjalankan perannya sejak menit pertama.

Sementara itu pemain asing Persebaya, Francisco Rivera tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah tim gagal membawa pulang poin. Seperti kekecewaan yang dirasakan pelatih. Meski menilai timnya layak memperoleh hasil lebih baik, dia menyadari peluang yang terbuang tidak dapat dikembalikan.

"Terkadang ada hari-hari seperti ini mungkin hari ini PSM Makassar lebih beruntung dibandingkan kami. Sekarang, kami perlu memulihkan kondisi para pemain dan bersiap untuk pertandingan berikutnya, karena tidak ada lagi yang bisa kami ubah terkait laga ini," ujar pemain asal Meksiko itu.

"Kami kehilangan tiga poin, dan ada beberapa aspek yang harus kami perbaiki untuk pertandingan selanjutnya. Selamat kepada PSM Makassar kini saatnya bagi kami untuk bangkit dan tampil lebih baik di laga berikutnya," imbuhnya.

Atas kekalahan pertama di musim ini, Persebaya menempati posisi ke-9 klasemen sementara BRI Super League 2026/27 dengan perolehan 9 poin. Selanjutnya tim akan menjalani laga kandang bertajuk Derby Jatim melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (26/10) mendatang.