Penalti 2 Kali Digagalkan, Persebaya Dihantui Penyelesaian Akhir

Penalti 2 Kali Digagalkan, Persebaya Dihantui Penyelesaian Akhir

23 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSEBAYA SURABAYA

PAREPARE -- Laga pekan keenam BRI Super League 2026/27 menjadi pertandingan mengecewakan bagi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Kamis (22/10) sore. Tim memiliki kesempatan untuk menyelamatkan satu poin dari markas PSM Makassar. Bahkan, Alex Martins mendapat dua kesempatan mengeksekusi penalti pada pengujung laga.

Namun, keduanya berakhir dengan kegagalan, tim menyerah 0-1 melalui gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74. Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

"Menurut saya, kami tampil lebih baik daripada tim lawan kami memiliki lebih banyak peluang. Kami sempat membuat bola membentur tiang, ada sundulan dari Yuran, serta tembakan dari Toni," ujar pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

"Kami juga melancarkan beberapa umpan silang, namun umpan terakhir maupun penyelesaian akhir kami kurang maksimal. Di sisi lain, tim lawan tidak mencetak gol dan bahkan tidak melepaskan tembakan ke arah gawang kami," imbuhnya.

Drama terjadi ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu babak kedua. Wasit menunjuk titik putih setelah Agung Mannan dinyatakan melanggar Risto Mitrevski di dalam kotak penalti. Lawan juga menerima kartu merah sehingga harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Alex Martins yang dipercaya menjadi eksekutor mengarahkan tendangannya ke sisi kanan gawang. Namun, kiper PSM, Muhammad Ardiansyah, berhasil menggagalkannya. Wasit kemudian memerintahkan penalti diulang karena posisi kaki Ardiansyah tidak berada di garis gawang ketika tendangan dilakukan.

Kesempatan kedua ternyata tidak mengubah keadaan. Martins kembali memilih arah yang sama dan Ardiansyah sekali lagi berhasil membaca tendangannya.

Dua penyelamatan tersebut memastikan PSM mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

"Satu-satunya tembakan ke arah gawang justru dilakukan oleh pemain kami sendiri yang berujung gol bunuh diri. Selain itu, kami juga mendapatkan kesempatan melalui penalti, tetapi sayangnya gagal memanfaatkannya," pungkas Bernardo Tavares.

Kini penyelesaian akhir menjadi perhatiannya untuk memperbaiki kualitas tim saat menjalani laga selanjutnya pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 melawan Madura United yang sedang dalam tren positif, Senin (26/10) malam.