SERANG – Gelandang asal Spanyol andalan Persijap Jepara, Borja Martinez mengaku berlapang dada untuk hasil kekalahan yang dicatat timnya pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26. Persijap kalah 0-1 lawan Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4) malam.
“Inilah sepakbola. Pada laga ini kita mendapat penalti namun gagal dimaksimalkan. Sama halnya saat kita melawan PSBS Biak, dimana lawan juga gagal memaksimalkan penalti mereka. Tapi kita harus tetap terus berjalan,” kata Borja Martinez.
Untuk kegagalan mencatat poin krusial di laga pekan ke-30, Borja Martinez ingin tim menebusnya di laga berikutnya.
Sesuai jadwal, Persijap pada laga pekan ke-31 nanti, akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5) mendatang. Sebuah laga yang tentunya juga bakal tidak mudah bagi Persijap.
“Kita akan main di kandang dan ini harus dimaksimalkan karena kita butuh poin apalagi main di kandang sendiri,” dia menegaskan
Pemilik nomor punggung 10 di skuad berjuluk Laskar Kalinyamat ini adalah salah satu pemain yang baru didatangkan pada bursa transfer jelang putaran kedua lalu. Dan perannya langsung terasa benar bagi Persijap.
Tak heran jika Borja Martinez selalu mendapatkan menit bermain di putaran kedua ini. Total dia sudah mencatat 11 pertandingan dengan total 888 menit bermain.
Disisi lain, Persijap sendiri gagal melanjutkan tren tiga kemenangan beruntunnya di laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.
Adalah gol penalti dari Alex Martins pada menit ke-54 yang membuat Persijap harus pulang dengan tangan hampa. Laskar Kalinyamat sendiri sebenarnya punya kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan, namun sayangnya penalti di menit 90+7 yang dieks Carlos Franca dapat diantisipasi dengan baik oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens.
Kekalahan ini juga mencoreng catatan delapan laga tak terkalahkan milik Persijap sebelumnya yang mampu mengukir empat kali menang dan empat kali imbang.
Persijap kini masih tetap mengoleksi 31 poin dan ada di peringkat ke-13. Namun sekali lagi ini belumlah aman dari ancaman degradasi karena hanya terpaut empat poin saja dari Persis Solo yang mencatat 27 poin dan ada di peringkat ke-16 atau batas atas zona merah.