SAMARINDA -- Borneo FC Samarinda harus kembali bersiap menghadapi laga pekan ke-5 BRI Super League 2026/27 atau selisih tiga hari setelah menjalani laga tandang pekan kedua lalu. Pesut Etam dijadwalkan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (16/9) sore.
Situasi tersebut membuat waktu persiapan tim menjadi cukup terbatas. Setelah perjalanan panjang dari Jepara menuju Samarinda. Tim harus segera mengembalikan kondisi pemain sebelum kembali bertanding.
"Menurut saya, poin utama dalam persiapan ini adalah upaya memulihkan kondisi para pemain secara optimal setelah pertandingan sebelumnya. Kami baru saja bertanding tiga hari yang lalu dan menempuh perjalanan panjang dari Jepara ke sini," ujar pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo.
"Selama beberapa hari terakhir, kami berupaya menerapkan protokol pemulihan yang baik bagi pemain baik secara fisik maupun mental agar mereka siap menghadapi pertandingan ini," dia menambahkan.
"Berdasarkan apa yang saya lihat saat ini, para pemain berada dalam suasana hati dan semangat yang positif, sehingga kami merasa percaya diri menghadapi pertandingan," imbuhnya.
Kondisi positif tersebut menjadi modal penting bagi Borneo FC. Terlebih, tim dalam kepercayaan diri setelah mengamankan kemenangan 1-0 atas Persijap Jepara melalui gol Rodrigo Varanda.
Kemenangan tersebut menjadi tiga poin pertama Borneo FC musim ini setelah pada pekan perdana tim harus mengakui keunggulan Persija Jakarta.
Kini dengan jarak pertandingan yang cukup dekat, kondisi fisik pemain menjadi perhatian. "Kita tidak ada yang cedera sama sekali, semua pemain oke," kata pelatih asal Spanyol itu.
Di sisi lain, pemain Borneo FC, Ikhsan Nul Zikrak juga mengakui bahwa tim tidak memiliki banyak waktu untuk berlatih setelah pertandingan sebelumnya.
"Pertama kita tentu baru selesai game, dan kita tentunya tidak banyak recovery, jadi sedikit latihan saja buat kita pertandingan. Tentu kita sangat bekerja keras dan belajar dari pertandingan pertama, dan tentu kita optimis bisa mendapat tiga poin," pungkasnya.