Bungkam PSIM, Moussa Sidibe Bersyukur Akhiri Tren Imbang

Bungkam PSIM, Moussa Sidibe Bersyukur Akhiri Tren Imbang

21 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC

BANDAR LAMPUNG -- Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan keenam BRI Super League 2026/27. Pertandingan sengit ini digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10) malam.

Sejak awal pertandingan, jalannya laga berlangsung ketat. Petaka bagi tim tamu Laskar Mataram hadir pada menit ke-26 ketika gelandang andalan mereka, Ze Valente, diganjar kartu merah langsung oleh wasit akibat pelanggaran keras terhadap Wahyu Subo Seto. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh skuat The Guardian of Saburai di babak kedua.

Gol penentu kemenangan Bhayangkara FC akhirnya lahir pada menit ke-59. Gelandang lincah Moussa Sidibe sukses memecah kebuntuan lewat sepakan terarah setelah memaksimalkan umpan matang dari sisi kiri yang dikirimkan oleh Firza Andika.

Kemenangan tipis 1-0 ini berhasil mendongkrak posisi Bhayangkara FC merangsek naik ke peringkat ke-4 klasemen sementara dengan mengoleksi 10 poin. Sebaliknya, kekalahan kelima ini semakin membenamkan PSIM Yogyakarta di zona degradasi, tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan satu poin dari enam pertandingan.

Keluar sebagai pahlawan kemenangan sekaligus terpilih sebagai Player of the Match, Moussa Sidibe tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah timnya akhirnya kembali merasakan manisnya tiga poin penuh.

"Pertama-tama, saya bersyukur kepada Tuhan atas tiga poin yang kami raih," ungkap Sidibe seusai pertandingan.

"Dan, jujur saya sangat senang, kami sudah melewati banyak pertandingan dengan hasil imbang, tetapi syukur kepada Tuhan, kali ini kami berhasil meraih tiga poin," ucapnya semringah.

Meski lawan harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Sidibe mengakui bahwa laga tetap berjalan tidak mudah. Benteng pertahanan rapat yang digalang PSIM membuat timnya harus bekerja ekstra keras.

"Tidak ada pertandingan yang mudah di Liga Indonesia, semuanya sulit. Memang benar, lawan harus bermain dengan sepuluh pemain selama cukup lama, tetapi kami tetap kesulitan karena tidak mudah menyerang tim yang bermain bertahan," tegasnya.

Pemain asing andalan ini juga memuji kedalaman skuat timnya. Badai cedera dan absennya sejumlah pilar tidak menurunkan kualitas permainan Bhayangkara FC berkat kerja cerdas dari jajaran pelatih dan kesiapan seluruh pemain.

"Kami kehilangan banyak pemain karena cedera atau berbagai alasan lainnya, jadi pelatih harus melakukan beberapa perubahan. Namun, siapa pun yang diturunkan, kami memiliki tim yang sangat bagus. Hal itu juga membuat pekerjaan pelatih dan semua pihak menjadi lebih mudah," tutupnya.

Menutup komentarnya, Sidibe menegaskan pentingnya segera memulihkan kondisi fisik untuk kembali fokus menatap laga-laga berikutnya di kompetisi. Mengingat pekan selanjutnya akan bertemu PSM Makassar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (26/10) mendatang.