GIANYAR -- Bali United menghadapi situasi berbeda dalam menentukan komposisi pemain menjelang pertandingan melawan Garudayaksa FC pada pekan keenam BRI Super League 2026/27. Di tengah absennya sejumlah pemain, pelatih Johnny Jansen mendapatkan tambahan pilihan setelah Thomas Lam dan Tim Receveur kembali tersedia.
Namun, Serdadu Tridatu masih harus kehilangan Kadek Ariel dan Rahmat Arjuna yang menjalani hukuman disiplin. Kondisi tersebut menjadi bagian dari persiapan Bali United menjamu Garudayaksa FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (21/10).
“Sangat krusial bagi kami untuk menjalankan peran tersebut dengan sebaik mungkin. Kami senang Thomas Lam dan Tim Receveur bisa kembali bermain. kami sudah siap untuk pertandingan,” ujar pelatih berusia 41 tahun itu.
Kembalinya kedua pemain asing memberikannya lebih banyak pilihan pemain dibandingkan pertandingan sebelumnya.
Selain kondisi pemain yang menjalani hukuman, perhatian juga tertuju pada posisi penjaga gawang Bali United.
Mike Hauptmeijer, yang biasanya menjadi pilihan utama, tidak tampil ketika Bali United menghadapi Java United FC pada pertandingan sebelumnya.
“Apakah Mike bermain? Bagaimana ya mengatakannya, pada pertandingan terakhir kami kehilangan banyak pemain yang sangat penting. Saya rasa ini merupakan pujian besar dan saya paham betul bagaimana situasinya," tutur Johnny Jansen.
"Bahwa memang harus memenangkan pertandingan, karena begitulah aturannya. Namun, saya juga memperhatikan bagaimana cara kami bermain. Apakah kami memainkan sepak bola yang bagus atau tidak," dia menambahkan.
"Menurut saya, rencana permainan kami sudah bagus. Saat ini kami memang kehilangan Mike, dia sangat penting bagi gaya permainan yang ingin kami terapkan tetapi saya sangat puas dengan penampilan Fitrul,” pungkasnya.