Cerita Lefundes Ungkap Strategi Transfer Borneo FC Di Putaran Kedua

Cerita Lefundes Ungkap Strategi Transfer Borneo FC Di Putaran Kedua

23 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BORNEO FC SAMARINDA

SOLO - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa strategi transfer putaran kedua BRI Super League 2025/26 harus dijalankan secara realistis dan terukur.

Termasuk faktor anggaran yang menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang diambil tim pelatih dan manajemen. Menurutnya, mendatangkan pemain baru tidak bisa dilakukan tanpa perhitungan matang.

“Kalau kami mau membawa pemain baru di putaran kedua, harus ada pemain yang dilepas. Itu juga sangat berkaitan dengan keuangan tim, karena kami tidak bisa mendatangkan pemain jika anggarannya tidak mencukupi,” tutur pelatih asal Brasil itu.

Dalam situasi tertentu, opsi peminjaman pemain dengan skema pertukaran menjadi alternatif yang realistis untuk menjaga keseimbangan tim.

Dia mengakui bahwa anggaran Borneo FC tidak termasuk yang terbesar di kompetisi, namun juga tidak berada di level terbawah. Kondisi tersebut menuntut kecermatan dalam pengelolaan sumber daya.

“Kami harus cerdas supaya ke depannya tidak ada kendala soal finansial,” imbuhnya.

Ia membandingkan kondisi finansial tim dengan klub-klub papan atas lain yang memiliki kekuatan dana lebih besar, namun menilai pencapaian Borneo FC tetap kompetitif.

"Tapi hasilnya tetap sama, kami masih di peringkat kedua, hanya terpaut satu poin dari Persib,” kata Fabio Lefundes.

Meski dengan keterbatasan anggaran, dia menegaskan komitmen tim untuk terus berjuang hingga kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini berakhir.

Untuk itu dia juga menyoroti peran penting suporter dalam mendukung perjalanan tim, khususnya saat pertandingan kandang di Stadion Segiri.

“Kehadiran mereka membantu kami, termasuk dari sisi finansial, dan itu sangat penting untuk perkembangan tim ke depan,” sambungnya.

Kini memasuki putaran kedua BRI Super League 2025/26, Borneo FC telah melepas Douglas Coutinho dan Aldair Simanca dengan status peminjaman. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi klub untuk menyusun ulang kekuatan tim.

"Kami berpikir, bahwa lebih baik kita mengatur skuat dengan cara yang berbeda di putaran kedua. Dan untuk membawa pemain baru, kami harus memiliki budget yang cukup," ucap Lefundes.

Meski harus bersaing dengan klub-klub bermodal besar, Fabio Lefundes mengaku bangga dengan pencapaian tim sejauh ini.

"Kebenarannya adalah bahwa tim-tim yang berada di atas, menghabiskan lebih banyak daripada kita. Tapi, kami menyelesaikan putaran pertama dengan ada di posisi kedua," pungkasnya.