JAYAPURA - Persipura harus turun ke posisi ketiga usai main seri dengan skor kaca mata, lawan Persela Lamongan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (11/4).
Kondisi tersebut setelah pada laga lain, PS Barito Putera menang tipis 1-0 atas PSS Sleman di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, hingga Laskar Antasari unggul sepoin atas Mutiara Hitam.
Pelatih Persipura Jayapura Rahmad Darmawan tetap mengapresiasi perjuangan Boaz Solossa dan kolega dan berterina kasih kepada suporter yang tetap setia mendukung. Serta, dia meminta maaf atas kegagalan mengamankan poin sempurna.
"Terima kasih perjuangan semua pemain dan dukungan dari suporter Persipura yang hadir atau mendoakan dari rumah. Mohon maaf, malam ini kami belum bisa memberikan kebahagiaan dengan meraih tiga poin," ucap RD.
Dalam laga Pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26 itu, sejatinya Persipura mampu menciptakan banyak peluang, bahkan mendapatkan hadiah penalti. Tapi, tidak satupun yang dapat dikonversi menjadi gol.
"Dalam pertandingan ini, kami sudah dalam satu tahapan yang banyak sekali menciptakan peluang. Kami melakukan berbagai cara, berbagai percobaan-percobaan yang dilakukan pada babak pertama menuju babak kedua," ungkapnya.
"Kadang-kadang memang hasil tidak sebanding dengan jumlah peluang yang kami dapatkan. Hari ini kami gagal dalam mengkonversikan semua peluang menjadi gol, termasuk penalti yang gagal tadi," tambah RD.
Persaingan tiga tim teratas klasemen Grup 2 kian ketat. PSS sebagai pemuncak klasemen hanya unggul sepoin terhadap Barito Putera dan hanya dua poin terhadap Persipura Jayapura.