Game Plan Berjalan, Garudayaksa FC Kalahkan PSMS Medan

Game Plan Berjalan, Garudayaksa FC Kalahkan PSMS Medan

14 April 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2025-26 GARUDAYAKSA FC

BOGOR - Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, menilai game plan timnya berjalan baik saat meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSMS Medan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Pakansari, Sabtu (11/4).

Widodo menyebut Garudayaksa FC mampu tampil sesuai rencana pada awal pertandingan. Timnya bermain disiplin dan menjalankan strategi dengan baik sebelum situasi berubah akibat kartu merah yang memaksa penyesuaian taktik di tengah laga.

“Sebetulnya game plan sudah bagus di awal babak kita bisa bermain bagus, tapi setelah kejadian kartu merah kita berubah game plan tapi itu normal,” ujar Widodo.

Meski harus beradaptasi, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan. Menurutnya, kemenangan ini menjadi hasil yang patut disyukuri.

“Hasil ini patut kita syukuri meskipun ada beberapa catatan yang meski terus kita evaluasi untuk perbaikan, terutama mengenai emosi yang bisa merugikan karena kartu,” lanjutnya.

Widodo juga menyoroti insiden yang melibatkan pemainnya, Gigis, yang menerima kartu hingga berujung kartu merah. Padahal, sebelum pertandingan tim telah sepakat untuk menghindari pelanggaran yang berpotensi menghasilkan kartu.

Ia menegaskan bahwa sepak bola modern menuntut pemain lebih disiplin, terutama dengan adanya teknologi VAR yang membuat setiap pelanggaran dapat terlihat jelas, termasuk gerakan tambahan yang tidak disengaja.

“Saat ini kita tidak bisa seenaknya kaya dulu, kita bikin pelanggaran tidak ada review VAR. Sekarang beda ada review VAR, adanya gerakan tambahan meskipun tidak sengaja itu tetap terlihat,” tegas Widodo.

Karena itu, ia berharap para pemain dapat lebih dewasa dan menjaga emosi di lapangan. Jika ingin tetap bersaing di papan atas, Widodo menekankan pentingnya kerja keras dari seluruh tim, baik pemain maupun staf pelatih.

“Jadi saya berharap ke depannya pemain lebih dewasa dan kalau memang mau tetap di jalur atas ya sama-sama kita bekerja keras, tim pelatih juga demikian kerja keras mengevaluasi pertandingan tadi mengapa bisa begini,” tutupnya.