BOGOR – Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya usai tim asuhannya meraih kemenangan perdana bersama dirinya. Persiraja sukses menundukkan Persikad dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam (28/2).
Kemenangan tandang ini bukan sekadar tiga poin. Tambahan angka tersebut mengangkat Persiraja kembali ke lima besar klasemen sementara dengan koleksi 31 poin, sekaligus menggeser PSMS Medan yang kini tertahan dengan 29 poin.
Usai laga, Jaya Hartono menyebut kemenangan ini terasa spesial karena diraih di kandang lawan dengan tensi tinggi hingga menit akhir. “Syukur Alhamdulillah kemenangan ini kami semua merasa bersyukur karena kemenangan ini bisa kami ambil di pertandingan away,” ujar Jaya.
Ia mengakui pertandingan berjalan sangat menegangkan, terutama setelah Persiraja yang sempat unggul 3-1 harus menerima tekanan hebat dari tuan rumah. “Dalam pertandingan ini sangat dramatis karena cukup menegangkan. Apalagi kita sudah menang 3-1 kemudian mereka nambah lagi menjadi 3-2, sementara waktu masih ada sekitar 15 menit. Ini kita dibombardir terus. Tapi syukur Alhamdulillah kita bisa menghalau semua serangan mereka sehingga bisa memenangkan pertandingan,” katanya.
Menurut Jaya, sejak awal dirinya telah meminta para pemain tampil habis-habisan dan tidak mengendurkan semangat hingga peluit akhir.
“Saya minta pemain semua itu habis-habisan, keluarkan semua kemampuan kalian. Fight sepanjang pertandingan sampai peluit terakhir berbunyi. Sepanjang pertandingan tadi bagaimana perjuangan semua pemain itu luar biasa,” tegasnya.
Tiga gol Persiraja dalam laga ini dilsesatkan oleh dua gol Flynn Gillespi dan satu gol Juan Mera. Persikad membalas lewat Rosalvo dan Hi Tenang.
Pada dua laga sebelumnya saat ditangani pelatih Jaya Hartono, tim Laskar Rencong meraih hasil imbang 1-1 di kandang saat melawan PSPS Pekanbaru. Serta di laga kedua kalah 1-0 di kandang FC Bekasi City.