DEPOK - Pekan ini menjadi langkah awal Persija dalam mempersiapkan tim menuju musim 2026/27. Shin Tae-yong, pelatih Macan Kemayoran, telah memimpin sesi latihan sebagai fondasi awal untuk membangun identitas permainan yang akan dibawa Persija sepanjang musim.
Meski komposisi skuat belum sepenuhnya lengkap, dengan pemain asing yang belum seluruhnya bergabung serta enam pemain masih menjalani tugas bersama Timnas, Shin Tae-yong tak menunggu waktu untuk mulai menanamkan budaya yang ingin ia bangun di dalam tim.
Selain aspek teknik dan fisik, ada hal lain yang menurutnya sangat vital. "Karena kami memainkan sepak bola yang intens, disiplin dalam sistem adalah yang paling penting. Kami harus membangun hal itu secara sistematis," kata Shin Tae-yong.
Selain itu, ia juga merasa wajib menciptakan atmosfer tim yang ideal bagi seluruh elemen. Suasana yang baik akan menjadi ruang bagi para pemain dan ofisial untuk bersinergi secara harmonis. Terlebih lagi, tim ini bisa dibilang sebagai tim yang baru karena banyak wajah anyar yang bergabung.
Jika seluruh elemen mampu bergerak sebagai satu tim yang solid, hal itu akan menjadi modal yang sangat berharga untuk meraih kemenangan demi kemenangan.
"Dalam sepak bola, sebuah tim hanya bisa menjadi tim yang baik jika menjadi 'satu tim'. Prioritas utama adalah menciptakan suasana agar mereka bisa beradaptasi dengan baik sehingga kami bisa bergerak sebagai satu kesatuan tim. Saya rasa itulah cara agar pemain-pemain hebat bisa menghasilkan pertandingan yang bagus," tutur Shin Tae-yong.
Sementara itu, ia pun berharap Jakmania dapat terus mendukung setiap proses yang dijalani tim. Baginya, membangun sebuah tim yang kuat membutuhkan waktu, sehingga kepercayaan dan dukungan dari para suporter akan menjadi energi penting dalam perjalanan Persija menyongsong musim baru.
"Selama waktu yang tersisa dalam periode latihan ini, kami akan membangun tim dengan sungguh-sungguh. Saat musim dimulai nanti, kami akan bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Saya akan sangat berterima kasih jika para penggemar, Jakmania, memberikan banyak dukungan dan kepercayaan kepada kami," ucap pelatih berusia 57 tahun itu.