KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, sudah menyiapkan taktik terbaik untuk menghadapi PSIM Yogyakarta pada lanjutan BRI Super League 2025/26. Pertarungan kedua tim pada pekan ke-21 akan dilangsungkan di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jumat (13/2).
Pertandingan ini, menurut Marcos Reina, tak mudah. Meski berstatus tuan rumah, tapi Ezra Walian dkk. berstatus musafir karena bermain di luar Kota Kediri. "Ini pertandingan kandang, tapi atmosfernya tak seperti main di rumah sendiri. Ini jelas tak mudah, karena tim harus melakukan perjalanan ke Gresik," katanya.
Soal game plan, arsitek asal Spanyol ini akan menerapkan permainan berbeda saat sukses menundukkan Bali United FC 3-2 dan Dewa United Banten FC 2-1. "Tiap pertandingan beda dengan pertandingan lainnya. Maka saya juga menyiapkan game plan terbaik untuk mengalahkan PSIM Yogyakarta," ujarnya.
Selain soal teknis, Marcos Reina juga menyentuh mental para pemain agar tetap punya spirit kuat seperti ketika dua kali menang secara beruntun.
"Kita sudah punya mental bagus di dua pertandingan lalu. Tapi kita harus lebih kuat lagi menghadapi PSIM Yogyakarta. Karena tak mudah bagi sebuah tim meraih kemenangan tiga kali beruntun. Tapi kita akan berusaha meraih itu," jelasnya.
Marcos Reina juga menyebut PSIM tim yang punya materi pemain dengan beberapa kelebihan dalam permainan. "Ini tim yang tiap saat bisa membunuh dengan banyak situasi penguasaan bola berbeda. Mereka mampu cetak gol dari open play maupun bola mati. Tapi kami akan fokus memanfaatkan kelemahan mereka untuk menang. Dan bagaimana agar kami tak kalah," sebutnya.