Menyamai Puncak, Borneo FC Kirim Pesan Serius dalam Perburuan Gelar

Menyamai Puncak, Borneo FC Kirim Pesan Serius dalam Perburuan Gelar

26 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BORNEO FC SAMARINDA

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda menunjukkan bukan sekadar penantang dalam perebutan gelar BRI Super League 2025/26. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-29 di Stadion Segiri Samarinda, menjadi penanda bahwa tim siap bertarung hingga garis akhir.

Tiga gol yang dicetak Komang Teguh, Kaio Nunes, dan Koldo Obieta membawa Borneo FC menyamai perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen dengan 66 angka. Meski kalah head-to-head, tekanan kini sepenuhnya terasa di papan atas.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan pentingnya kemenangan ini dalam menjaga asa juara.

“Kami memasuki pertandingan hari ini dengan mengetahui betapa pentingnya tiga poin ini agar kami tetap bisa mengejar pemuncak klasemen (Persib)," ujar pelatih asal Brasil itu.

"Kami juga tahu bahwa hari ini penting bagi kami untuk menyamai jumlah poin mereka dan memangkas selisih yang sebelumnya mereka miliki atas kami,” imbuhnya.

Menurutnya, lima laga tersisa akan menjadi panggung penentuan. Tidak ada ruang untuk kesalahan jika ingin mengakhiri musim di posisi tertinggi.

“Kami akan berjuang sampai akhir untuk mencari posisi terbaik, dan tentu saja mengincar posisi pertama,” kata Fabio Lefundes.

Seperti diketahui Borneo FC tampil agresif sejak menit awal. Gol cepat Komang Teguh membuka jalan dominasi, diikuti permainan terorganisir yang membuat Semen Padang kesulitan keluar dari tekanan.

Keunggulan semakin kukuh setelah sundulan Kaio Nunes sebelum turun minum, lalu ditutup gol Koldo Obieta di injury time.

Meski terlihat meyakinkan, ia tetap mengingatkan bahwa perjalanan tim tidak dibangun dalam satu pertandingan. Dengan produktivitas tinggi, rekor kemenangan beruntun, serta kontribusi pemain di lini depan dan belakang, Borneo FC kini memasuki babak krusial dengan kepercayaan diri penuh.

Persaingan gelar pun berubah menjadi duel terbuka yang akan ditentukan oleh konsistensi hingga pekan terakhir.

“Kami sudah menjaga motivasi itu sejak awal musim. Tidak ada satu pekan pun kami keluar dari posisi dua atau tiga besar. Bukan lima laga yang mendefinisikan Borneo FC, tapi 29 laga,” pungkas Fabio Lefundes.