BEKASI – Persipura Jayapura U19 mengusung misi bangkit dalam laga kedua Grup C Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Tim berjuluk Mutiara Hitam Muda ini dijadwalkan akan menantang PSMS Medan U19 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, pada Minggu (5/5).
Kekalahan tipis 0-1 dari Kendal Tornado FC U19 pada laga perdana menjadi cambuk bagi skuat Persipura U19 untuk segera membenahi performa mereka. Di sisi lain, calon lawan mereka, PSMS Medan U19, datang dengan modal satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang U19.
Pelatih Persipura U19, Rifan Rifai Djafar S. Bauw, menegaskan bahwa kekalahan di laga pertama memberikan banyak pelajaran berharga. Ia tidak menunjuk satu lini saja, melainkan menekankan adanya perbaikan secara kolektif.
"Untuk evaluasi ya pasti dari mulai kiper, belakang, tengah, sampai depan semua harus kita evaluasi. Poin utamanya adalah organisasi menyerang dan bertahan, serta transisi kita yang masih kurang," ujar Rifan.
Mengingat ketatnya jadwal kompetisi, tim pelatih Persipura kini berpacu dengan waktu untuk memastikan para pemain dalam kondisi bugar. Selain taktik, aspek recovery menjadi prioritas utama sebelum peluit kick-off melawan Ayam Kinantan Muda dibunyikan.
"Dengan waktu yang sempit, kami fokus bagaimana menjaga kondisi anak-anak dan melakukan recovery agar siap menghadapi PSMS Medan U19," pungkasnya.