Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persiku U19 Ditahan Imbang Persela U19

Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persiku U19 Ditahan Imbang Persela U19

5 April 2026

EPA CHAMPIONSHIP U19 2026 PERSIKU KUDUS U19

BEKASI – Persiku Kudus U19 harus puas berbagi angka pada laga perdana mereka di Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2026. Menghadapi Persela Lamongan U19 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (4/4), tim berjuluk Macan Muria Muda ini menyudahi pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Persiku U19 sebenarnya berada dalam posisi menguntungkan setelah kiper Persela, Ridho Dwi Saputra, diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-45. Namun, keunggulan jumlah pemain tersebut gagal dikonversi menjadi kemenangan.

Sebelumnya, Persiku U19 sempat tertinggal lebih dulu melalui gol pemain Persela U19, Fajar Az Zahir, pada menit ke-31. Laskar Macan Muria Muda baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya menit ke-53, melalui tendangan melengkung spektakuler dari Muhammad Wahyudi.

Persiku U19 sejatinya memiliki peluang emas untuk berbalik unggul melalui titik putih. Sayangnya, eksekusi penalti Muhammad Al Farel di pertengahan babak kedua berhasil ditepis oleh kiper ketiga Persela U19, Dheosesa Syahregar, yang tampil gemilang di bawah mistar.

Usai laga, pelatih Persiku Kudus U19, Yulian Syahreva, mengakui bahwa timnya kesulitan membongkar pertahanan lawan meski unggul jumlah pemain. Ia menilai situasi tersebut adalah bagian dari dinamika sepak bola.

"Ya, ini sepak bola ya. Walaupun jumlah pemain kita lebih dari yang ini. Namanya situasi sepak bola. Mereka (Persela U19) tentu ingin juga untuk meraih poin maksimal," ujar Yulian.

Ia juga menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam memaksimalkan sejumlah peluang matang yang tercipta di depan gawang lawan. Menurutnya, demam panggung pada laga perdana menjadi faktor utama belum maksimalnya performa tim.

"Ya, biasa kalau pertandingan perdana selalu sulit. Ya intinya pemain belum tampil lepas, belum panas, belum nyetel serta masih menyesuaikan dengan situasi pertandingan," tambahnya.

Hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih sebelum menatap laga kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu mendatang. Yulian berharap aspek penyelesaian akhir (finishing) dan kepercayaan diri pemain dapat meningkat di pertandingan berikutnya agar mampu mengamankan poin penuh.