BEKASI – PS Barito Putera U19 bersiap menghadapi Persiku Kudus U19 dalam laga pekan ketiga Grup B Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 yang akan digelar di Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Rabu (8/8) besok.
Menjelang laga krusial ini, pelatih Barito Putera U19, Dedeyan Surdani, mengusung misi bangkit setelah timnya menelan kekalahan 3-1 dari FC Bekasi City U19 di pertandingan sebelumnya. Evaluasi mendalam telah dilakukan untuk memastikan kesalahan serupa tidak terulang kembali.
Salah satu poin utama yang menjadi fokus evaluasi adalah pengelolaan psikologis dan emosi para pemain di lapangan. Coach Dedeyan menyoroti bagaimana insiden kartu merah pada laga sebelumnya menjadi titik balik yang merugikan timnya.
"Evaluasinya mungkin lebih sabar lagi ya, enggak usah terlalu memikirkan apa namanya, keputusan wasit yang enggak perlu sebenarnya. Mereka harus fokus di pertandingan dan saya harap besok mereka wajib siap," ujar Dedeyan saat memberikan keterangan terkait kesiapan tim.
Meski sempat unggul lebih dulu, berkurangnya jumlah pemain di lapangan diakui sangat mempengaruhi kondisi mental skuat Laskar Antasari muda. Tekanan yang muncul akibat situasi tersebut membuat koordinasi tim menjadi goyah.
"Karena juga mungkin anak-anak psikisnya juga kena kan. Psikologisnya kena karena ada tekanan di situ," tambahnya.
Walau kalah di laga terakhir, Dedeyan tetap melihat adanya sisi positif berupa progres permainan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Dengan waktu persiapan yang ada, Barito Putera U19 bertekad untuk tampil lebih tenang dan disiplin guna mengamankan poin penuh saat bersua Persiku U19 besok.