BEKASI – Persela Lamongan U19 mengusung misi penebusan dosa dalam lanjutan laga kedua Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Setelah menelan pil pahit di laga pembuka, Laskar Joko Tingkir Muda bertekad untuk bangkit saat bersua Persiku Kudus U19 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (4/4).
Kekalahan telak 0-3 dari PS Barito Putera U19 pada pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi skuat asuhan Aksanul Viddin. Evaluasi besar-besaran pun langsung dilakukan guna mengamankan poin perdana di fase grup ini.
Pelatih Persela U19, Aksanul Viddin, menegaskan bahwa timnya tidak ingin terpuruk terlalu lama. Menurutnya, pembenahan secara menyeluruh telah dilakukan, terutama pada efektivitas serangan yang menjadi titik lemah di laga perdana.
"Next untuk pertandingan hari Sabtu kita pasti akan lebih berbenah lagi dan juga PR kita adalah tentang finishing. Yang di mana lebih efektif lagi dalam penyelesaian akhir untuk bisa mencetak gol," ujar Aksanul Viddin saat ditemui usai sesi latihan.
Pada laga kontra Barito Putera U19, Persela U19 sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Namun, kegagalan dalam mengonversi peluang menjadi gol justru berujung pada serangan balik mematikan yang mengakibatkan gawang mereka bobol tiga kali. Menghadapi Persiku U19, koordinasi antar lini diharapkan lebih solid agar kesalahan serupa tidak terulang.
"Saya harapkan laga perdana jadi pelajaran pemain untuk tampil laga baik pada laga besok," tutupnya.