BEKASI - Pertandingan pembuka Grup A Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 2026 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Rabu (1/4) menyajikan drama yang menguras emosi bagi Persiba Balikpapan U19. Menghadapi PSS Sleman U19, tim berjuluk Beruang Madu Muda ini harus menelan pil pahit setelah kalah tipis 2-3 akibat gol di masa injury time.
Persiba Balikpapan U19 sebenarnya sempat memimpin jalannya pertandingan lewat gol Fabio Royyan pada menit ke-21. Namun, PSS Sleman U19 berhasil menyamakan kedudukan melalui Albert Theo pada menit ke-37.
Di babak kedua, PSS Sleman U19 sempat berbalik unggul 1-2 lewat gol Fadistya Firdaus (77'). Persiba U19 menunjukkan daya juang luar biasa dengan menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Edrick Raka tepat pada menit ke-90. Sayangnya, konsentrasi yang buyar di detik-detik akhir membuat Albert Theo kembali mencetak gol untuk PSS U19 pada menit ke-91, sekaligus mengunci kemenangan lawan.
Pelatih Persiba Balikpapan U19, Aidin Elmi menyatakan kekecewaannya atas hasil akhir yang diraih anak asuhnya, meski secara permainan ia tetap memberikan apresiasi.
"Ya, kalau bicara hasil kita kecewa, kita kalah di menit-menit akhir. Tapi secara permainan, saya apresiasi buat pemain saya karena mereka sudah berjuang maksimal," ungkap sang pelatih seusai laga.
Ia mengakui bahwa timnya sempat memiliki kendala di lini pertahanan pada babak pertama, namun sempat membaik di babak kedua hingga mampu menyamakan kedudukan di menit ke-90.
Lebih lanjut, fokus utama evaluasi tim pelatih Persiba U19 kini tertuju pada ketahanan fokus pemain di menit-menit krusial. Kehilangan poin setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Tak hanya itu ia meminta pemain untuk segera melupakan kekalahan ini karena pertandingan selanjutnya sudah menanti di hari Sabtu.
"Kita ambil pelajaran positifnya saja. Kita harus segera bangkit dan lupakan kekalahan ini untuk pertandingan hari Sabtu," pungkasnya.