BANDA ACEH - Stadion H. Dimurthala kembali menjadi saksi kebangkitan "Laskar Rencong". Dalam laga krusial lanjutan Pegadaian Championship 2025/26, Sabtu malam (4/4), Persiraja Banda Aceh sukses menundukkan rival papan atas, Sumsel United, dengan skor meyakinkan 2-0.
Namun, sorotan utama malam itu jatuh pada sosok Asgal Habib. Pemain muda berusia 21 tahun yang didatangkan dari Borneo FC Samarinda ini akhirnya mencetak gol perdananya bagi publik Aceh.
Gol cepat Asgal di menit ke-4 tidak hanya meruntuhkan mental lawan, tapi juga menjadi pembuktian kualitasnya setelah bergabung di bursa transfer Januari lalu.
Usai laga, Asgal tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Baginya, gol ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan suntikan moral yang sangat ia butuhkan.
"Alhamdulillah sangat bersyukur, tentunya untuk diri saya pribadi sangat senang karena itu sangat membangun kepercayaan diri saya dan membantu tim untuk bersaing lagi di papan atas," ujar Asgal dengan nada penuh syukur.
Ia juga menambahkan bahwa atmosfer luar biasa dari pendukung setia Persiraja di Lampineung menjadi "bahan bakar" utama penampilannya di lapangan.
"Yang menjadi motivasi saya, karena saya percaya pada diri saya dan seluruh pendukung Persiraja yang hadir untuk mendukung kami. Itu sangat memotivasi saya untuk selalu bisa memberikan yang terbaik untuk Persiraja."
Kemenangan ini membuat Persiraja resmi mengudeta posisi Sumsel United di klasemen sementara, sekaligus memperlebar peluang mereka di jalur promosi.
Meski kalah dalam penguasaan bola (hanya 34%), efektivitas serangan balik anak asuh Jaya Hartono terbukti mematikan. Gol cepat Asgal Habib mengubah peta permainan sejak awal. Sumsel United yang mencoba menekan justru kesulitan menembus tembok pertahanan Persiraja yang dikawal ketat oleh Muhammad Revan dan kawan-kawan.
Dengan performa Asgal yang kian menanjak, Persiraja kini menatap laga tandang melawan pemuncak klasemen, Adhyaksa FC Banten, pada 12 April mendatang dengan optimisme tinggi.