BEKASI – Pelatih Sumsel United U19, Ardi Hernando, memberikan catatan serius bagi anak asuhnya setelah bermain imbang 0-0 melawan PSS Sleman U19 pada pekan ketiga Grup A Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 di Lapangan 2 Akademi Garudyaksa, Minggu (8/4). Meski diuntungkan dengan waktu istirahat yang lebih panjang, anak-anak muda Palembang gagal mengamankan poin penuh.
Ardi mengungkapkan bahwa secara fisik, timnya seharusnya tampil lebih dominan mengingat PSS Sleman U19 baru saja melakoni jadwal yang padat. Namun, keunggulan kebugaran tersebut tidak mampu dikonversi menjadi keunggulan skor.
"Harusnya kita lebih siap secara fisik karena mereka kelihatan kelelahan setelah dua pertandingan. Sayangnya, terutama di babak pertama, kita sudah punya banyak peluang tapi tidak bisa dimanfaatkan," ujar Ardi Hernando.
Selain masalah finishing, Ardi menyoroti kedisiplinan posisi pemain saat terjadi perubahan fase permainan. Ia menilai anak asuhnya masih sering terlambat menutup ruang saat kehilangan bola.
"Kalau di tim Sumsel sudah kita lihat transisi ya. Pada saat transisi bertahan ke menyerang, menyerang ke bertahan, anak-anak sering lambat untuk kembali ke pos masing-masing," tutupnya.