Persib Bersinergi dengan PSGC

Persib Bersinergi dengan PSGC

2 Juli 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIB BANDUNG

CIAMIS - Persib Bandung mengumumkan kerja sama strategis bersama tim kasta kedua PSGC Ciamis, Rabu (1/7). PSGC akan menjadi tim satelit Persib Bandung mulai musim 2026/27. Banyak aspek yang akan menjadi kolaborasi mulai dari tata kelola manajemen dan integritas pemain dalam pembinaan, pengembangan yang berkelanjutan.

Tujuannya adalah meningkatkan daya saing kedua klub dalam menghadapi tantangan industri sepak bola yang terus berkembang. Berlandaskan pandangan bahwa demi meraih prestasi harus ditopang dengan kualitas tata kelola organisasi, kemandirian bisnis, pembinaan pemain, dan kemampuan untuk membangun ekosistem yang kuat. 

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan memandang perlu bagi Persib untuk berkontribusi mengembangkan ekosistem sepak bola di Jawa Barat. Kolaborasi dengan PSGC sebagai tim satelit Maung Bandung menghadirkan dampak positif lebih luas demi kemajuan industri sepak bola Indonesia. 

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PSGC dan Persib, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi pembinaan pemain muda, penguatan industri sepak bola, serta kemajuan sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” kata Adhitia.

Persib memiliki Akademi yang terus dirintis dan dikembangkan menghasilkan pemain-pemain berkualitas. Manajemen klub tak mau kehilangan potensi-potensi tersebut hingga perlu ruang untuk mereka masuk ke tahap profesional selanjutnya. 

Promosi ke skuat utama Persib adalah tujuan, namun integritas bersama PSGC sebagai tim satelit adalah opsinya agar mereka tetap mendapatkan ruang untuk berkembang, menimba pengalaman berkompetisi, serta mendapatkan jam terbang.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun jalur pengembangan pemain yang lebih terstruktur, sehingga para pemain muda memiliki ruang untuk terus berkembang melalui kompetisi yang berkualitas,” paparnya. 

“Kami berharap sinergi antara Persib dan PSGC dapat menjadi model kolaborasi yang positif dalam memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat sekaligus melahirkan lebih banyak talenta potensial bagi sepak bola Indonesia,” harapnya. 

Bidang yang menjadi fokus kolaborasi di antaranya:
1. Manajemen Administrasi dan Tata Kelola Klub
Kedua klub akan melakukan pertukaran pengetahuan terkait sistem administrasi dan operasional klub yang efektif, terukur, serta selaras dengan regulasi sepak bola nasional dan standar profesional.

2. Pengembangan Bisnis dan Komersial
Kolaborasi ini juga mencakup berbagi pengalaman mengenai strategi pengembangan bisnis, pengelolaan aset komersial, optimalisasi platform digital, hingga penguatan hubungan dengan sponsor dan mitra strategis.

3. Pembinaan Pemain Muda
Kedua klub akan saling bertukar pengalaman terkait sistem pembinaan pemain usia muda yang terstruktur, berkesinambungan, dan berorientasi pada pengembangan talenta lokal yang berdaya saing.

4. Match Management dan Pengalaman Suporter
Kolaborasi turut mencakup aspek penyelenggaraan pertandingan yang aman, nyaman, dan sesuai standar profesional, termasuk pengelolaan operasional pertandingan, aspek keselamatan stadion, serta peningkatan pengalaman suporter di dalam stadion.