BEKASI – Usai merampungkan pertandingan perdana Grup A ajang EPA Championship U19 2026, pelatih kepala PSS Sleman, Anang Hadisaputra memberikan sorotan mengenai kondisi fisik para penggawa mudanya. Hal itu disebut mantan pemain PSS Sleman tersebut yang menjadi aspek utama untuk dibenahi saat menjalani pertandingan durasi penuh 2x45 menit.
Anang Hadi menyebutkan fokus perbaikan kebugaran pemain harus ditingkatkan dengan mengadaptasi jadwal yang padat sehingga tidak merekomendasikan melakukan latihan fisik berat. Terkait hal tersebut, Anang Hadi lebih memilih melakukan maintenance atau pemeliharaan kondisi pemain agar mereka tetap berada dalam performa yang ideal.
“Tapi kita tidak merekomendasikan latihan fisik dengan waktu yang sangat mepet. Kita lebih banyak maintenance kondisi fisik mereka,” kata Anang Hadi, Jumat (3/4).
Dia berharap dengan langkah tersebut, para pemain bisa tampil lebih siap dan mampu bermain optimal selama selama 2x45 menit. “Semoga saja nanti di pertandingan berikutnya mereka sudah dalam performa yang cukup bagus,” imbuh Anang Hadi.
Dengan jeda hanya dua hari menuju pertandingan kedua kontra PSPS Pekanbaru U19 pada hari Sabtu (4/4) sore, persiapan krusial yang harus dilakukan adalah rotasi pemain secara maksimal.
Anang Hadi menekankan bahwa padatnya jadwal pertandingan dalam waktu singkat menjadi tantangan tersendiri. “Jadwal yang sangat padat ini, kita harus banyak melakukan rotasi. Karena kita tidak mungkin memainkan pemain yang sama di setiap pertandingan,” ucapnya lagi.
Dia berharap seluruh penggawa muda Super Elang Jawa berada dalam kondisi siap tempur, sehingga siapapun yang dimainkan dapat memberikan kontribusi terbaik demi membawa hasil maksimal untuk tim.
PSS U19 sendiri pada laga perdana EPA Championship U19 berhasil mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Persiba Balikpapan U19.