BEKASI – Pertandingan sengit tersaji dalam laga pembuka Grup D Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 yang mempertemukan Deltras FC U19 melawan Persikad U19 di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, Kamis (2/4). The Lobster berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 dalam laga yang diwarnai aksi saling balas gol tersebut.
Deltras U19 membuka keunggulan lebih awal melalui aksi Muhammad Rasha pada menit ke-14. Namun, Persikad U19 tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat gol Muhammad Nabil. Memasuki babak kedua, Deltras U19 kembali memimpin setelah Faizal Rahmad sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-54.
Petaka bagi Persikad U19 terjadi di menit ke-57 saat Ardian Syahputra harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua. Meski bermain dengan 10 orang, Persikad U19 sempat mengejutkan dengan kembali menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Muhammad Reza Alfariz di menit ke-69. Kemenangan dramatis Deltras U19 akhirnya dipastikan oleh Moch Ulum Andra yang mencetak gol penentu pada menit ke-90.
Pelatih Deltras U19, Rendi Irwan, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil maksimal di laga perdana ini. Ia mengakui bahwa pertandingan berjalan sangat dinamis karena kedua tim sempat saling mengejar gol.
"Alhamdulillah, pemain semua kompak hari ini. Kami sempat tertinggal dan berbalas gol, baik di babak pertama maupun kedua," ujar Rendi Irwan usai pertandingan.
Rendi menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan pergantian pemain di beberapa sektor menjadi kunci untuk menghindari risiko kartu merah, mengingat beberapa pemainnya sudah terkena kartu kuning dan mengalami cedera. Keunggulan jumlah pemain lawan pun berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuhnya.
"Karena ada yang kartu kuning dan cedera, saya ambil opsi pemain cadangan. Kalau tidak ada perubahan, kemungkinan kami juga bisa terkena kartu merah. Kami memanfaatkan celah saat lawan bermain dengan 10 orang," tambahnya.
Meskipun masa persiapan tim tergolong sangat mepet dan didominasi oleh pemain dari akademi internal, Rendi mengapresiasi kedisiplinan dan mentalitas bertanding para pemainnya.
"Persiapan kami sangat mepet sekali, yang terpenting kami memanfaatkan potensi dari akademi. Saya sangat mengapresiasi disiplin pemain dalam menjaga posisi mereka masing-masing," pungkas legenda hidup sepak bola Indonesia tersebut.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Deltras U19 untuk menghadapi laga selanjutnya di Grup D, sementara evaluasi tetap akan dilakukan guna memperbaiki kekurangan yang terlihat di lapangan.