Solid di Lini Belakang, Rafael Ribeiro Puji Kedisiplinan Defensif Isenmulang FC

Solid di Lini Belakang, Rafael Ribeiro Puji Kedisiplinan Defensif Isenmulang FC

25 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 ISENMULANG KALTENG FC

GIANYAR -- Bek asing Isenmulang Kalteng FC, Rafael Ribeiro, angkat bicara setelah timnya sukses menahan imbang PSIM Yogyakarta tanpa gol pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/10). Laskar Tambun Bungai dipaksa bermain bertahan total demi meredam agresivitas serangan Laskar Mataram.

Sepanjang 90 menit pertandingan, PSIM Yogyakarta tampil sangat mendominasi dengan mencatatkan 68 persen penguasaan bola dan meluncurkan 15 tembakan. Namun, kokohnya barisan pertahanan Isenmulang FC yang dikomandoi Rafael Ribeiro berhasil mematahkan setiap peluang emas lawan hingga laga berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Usai pertandingan, bek berkebangsaan Brasil tersebut mengakui bahwa laga melawan PSIM merupakan ujian yang sangat berat bagi timnya. Kendati digempur habis-habisan, ia mengapresiasi kedisiplinan rekan-rekannya di lini belakang.

"Ini adalah permainan yang sulit. Kami mengandalkan serangan balik dan sedikit bermain bertahan," ujar Rafael Ribeiro.

"Sementara lawan memiliki serangan yang sangat kuat. Namun, pemain kami berada di pertahanan. Kami berhasil melakukan permainan yang baik."

Meski fokus menjaga area pertahanan, Rafael menyebut timnya sempat mendapatkan momentum untuk mencuri keunggulan lewat skema serangan balik cepat, walaupun belum berbuah hasil manis.

"Kami berhasil melarikan diri dalam beberapa serangan. Malangnya kami tidak berhasil melakukan gol," tambahnya.

Hasil imbang ini belum cukup membawa kedua tim beranjak dari papan bawah klasemen sementara. Sadar akan posisi tim yang masih berada di zona tidak aman, Rafael Ribeiro langsung mengalihkan fokusnya untuk menatap laga krusial di pekan berikutnya.

"Sekarang tidak banyak yang perlu dikatakan. Kita akan memiliki seminggu yang panjang. Kita harus fokus untuk membuat permainan yang lebih baik," tegas bek berpostur jangkung tersebut.

"Sekarang kita harus mengembalikan diri dan fokus ke permainan berikutnya, yang juga akan menjadi permainan yang sulit, agar kita bisa melarikan diri dari situasi yang tidak selesai," pungkasnya.