BANDA ACEH – Sumsel United memastikan diri datang ke Banda Aceh dengan persiapan matang jelang duel panas melawan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (4/4) malam.
Asisten pelatih Sumsel United, Amirul Mukminin, menegaskan timnya tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga telah mematangkan strategi dan mental untuk menghadapi tekanan laga tandang.
“Alhamdulillah kami tiba dengan lancar dan membawa 22 pemain yang siap memberikan yang terbaik melawan Persiraja,” ujar Amirul dalam konferensi pers, Jumat (3/4).
Menghadapi Persiraja di kandangnya sendiri bukan perkara mudah. Atmosfer Stadion H. Dimurthala yang dikenal panas menjadi tantangan tersendiri. Namun, Amirul memastikan timnya sudah mengantisipasi hal tersebut. Menurutnya, persiapan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis, tetapi juga mental pemain agar tetap tenang dan disiplin sepanjang pertandingan.
“Kami sudah siapkan semuanya, baik taktik maupun mental. Tekanan suporter tentu ada, tapi itu sudah kami antisipasi,” tegasnya.
Sementara itu, pemain Sumsel United, Didik Wahyu, menyatakan optimismenya menghadapi laga ini. Ia menegaskan seluruh pemain telah bekerja keras dalam persiapan dan siap memberikan penampilan terbaik.
“Kami sudah mempersiapkan yang terbaik. Mudah-mudahan bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang hasil maksimal,” ujarnya.
Didik juga menegaskan bahwa Persiraja bukan lawan yang bisa dianggap enteng, terutama saat bermain di kandang sendiri. Namun, hal itu justru menjadi motivasi tambahan bagi timnya untuk tampil maksimal.
“Kami akan mempelajari lawan di posisi masing-masing. Persiraja tim yang sulit dikalahkan di kandang, tapi itu menjadi motivasi bagi kami,” katanya.
Dengan kesiapan taktik dan mental yang telah dipoles, Sumsel United datang bukan sekadar bertahan, melainkan membidik hasil terbaik di markas lawan. Duel ini pun dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal.