BANJARMASIN – Hasrat PSS Sleman untuk mencatat hasil positif di laga pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26 buyar. Catatan sembilan laga tak terkalahkan dengan lima kemenangan dan empat hasil imbang akhirnya terputus.
Skuad Super Elang Jawa ditaklukkan PS Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (11/4) malam dengan skor tipis 0-1. Adalah gol Renan Alves di menit ke-77 yang menjadi penghancur impian PSS mencatat poin di laga krusial itu.
Tanpa tambahan poin di pekan ini, PSS masih ada di peringkat pertama klasemen Grup 2 atau Grup Timur dengan 49 poin. Namun ini jauh dari kata aman karena ditempel ketat oleh Persipura Jayapura di posisi kedua dengan nilai 48 diikuti Barito Putera di peringkat ketiga dengan nilai 47.
Situasi ini membuat persaingan di papan atas Grup Timur dipastikan bakal makin seru dan ketat di tiga laga terakhir.
Menanggapi hasil nir poin di Banjarmasin, pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis mengakui aspek fokus dan konsentrasi yang sempat menurun harus dibayar mahal dengan kekalahan tipis dari tuan rumah Barito Putera.
“Ketika kami tidak menjaga konsentrasi dan fokus selama pertandingan, kami pasti akan dihukum lewat gol dari mereka. Namun, saya rasa hasil ini akan membuat seluruh pemain dan tim pelatih bekerja lebih keras lagi untuk tiga pertandingan ke depan,” kata Ansyari Lubis.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PSS untuk segera melakukan evaluasi, mengingat kompetisi hanya menyisakan tiga pertandingan. Fokus utama adalah meningkatkan efektivitas serangan, menjaga keseimbangan permainan, dan konsentrasi agar momentum tidak kembali terbuang sia-sia.
Pada tiga laga terakhir, PSS akan menghadapi Persiku Kudus di laga home, lalu dijamu Persiba Balikpapan dan menjamu PSIS Semarang.