SURABAYA - Di tengah persaingan ketat BRI Super League, muncul satu nama yang terus mendapat perhatian di skuat Persebaya Surabaya hingga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.
Toni Firmansyah, pemain muda yang menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi bisa membuka jalan menuju kepercayaan pelatih.
“Toni menunjukkan konsistensi di pertandingan-pertandingan terakhir. Dia mendapat kesempatan, dia mengambil kesempatan itu,” ujar pelatih Persebaya Bernardo Tavares.
Saat ini sebagai produk akademi Persebaya, pemain asal Surabaya itu menjadi simbol filosofi klub yang memberi ruang bagi pemain muda berkembang.
“Kita suka bertaruh pada pemain muda. Toni akan bermain,” imbuhnya.
Namun, dia juga mengingatkan bahwa perjalanan pemain mudanya itu masih panjang. Untuk itu dia menyoroti satu hal yang perlu diperbaiki. Selain itu dia menekankan bahwa talenta saja tidak cukup. Konsistensi dan kerja keras adalah faktor utama untuk bertahan di level tertinggi.
“Sayangnya, sangat mudah baginya untuk mendapatkan kartu kuning. Itu satu hal yang perlu dia perbaiki,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.
“Dia harus bekerja keras, jangan bersantai, karena saat kamu bersantai, pemain lain sedang bekerja keras,” sambungnya.
Sementara itu, jelang melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (2/5) sore, Toni Firmansyah sendiri memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap menghadapi pertandingan.
“Semua pemain kondisi cukup baik dan kita semua akan bekerja 100 persen untuk pertandingan ini,” ujar pemain Timnas Indonesia itu.
Untuk itu ia juga mengingatkan bahwa PSBS tetap berbahaya, terutama dalam situasi serangan balik.
“Kita harus fokus 90 menit dan kerja keras untuk mengantisipasi serangan balik mereka,” imbuhnya.
Dengan empat pertandingan tersisa, Persebaya masih berpeluang memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League 2025/26. Namun bagi Bernardo Tavares, fokus utama tetap pada setiap pertandingan. Saat ini tim berada di posisi ke-5 dengan perolehan 48 poin
“Jika kami tidak memenangkan pertandingan, kami tidak bisa bermimpi mempertahankan posisi ini,” pungkasnya.