BEKASI – Pelatih PSIS Semarang U19, Dicky Firasat, angkat bicara usai timnya menelan kekalahan 1-3 dari Kendal Tornado FC U19 dalam laga lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Kamis (9/4).
Meski sempat unggul lewat gol cepat Dani Parsaoran Sormin di menit ke-11, Mahesa Jenar Muda gagal mempertahankan ritme di babak kedua hingga kebobolan tiga gol balasan. Menurut Dicky, penurunan performa anak asuhnya sangat dipengaruhi oleh faktor kebugaran yang merosot tajam.
Dicky tidak menampik bahwa kondisi fisik pemain menjadi titik lemah dalam laga ini. Ia mengungkapkan bahwa skuatnya sempat pulang ke Semarang saat jeda pertandingan dan baru kembali ke Bekasi sehari sebelum laga dimulai.
"Mungkin itu pengaruhnya. Kalau tim lain mungkin tetap bertahan (stay) di sini, sementara kami kemarin sempat pulang ke Semarang dan baru berangkat lagi hari Rabu kemarin. Hal itu sangat memengaruhi kondisi fisik pemain di lapangan," ujar Dicky dalam sesi wawancara usai laga.
Kelelahan tersebut terlihat jelas di babak kedua. Setelah menguasai jalannya pertandingan di paruh pertama, stamina para pemain PSIS U19 mulai terkuras, yang kemudian dimanfaatkan oleh Kendal Tornado U19 untuk membalikkan keadaan.
Selain faktor non-teknis seperti perjalanan jauh, sang pelatih juga menyoroti kelemahan taktik, terutama saat fase transisi bertahan. Ia menilai koordinasi antar pemain saat kehilangan bola masih jauh dari harapan.
"Banyak hal yang harus diperbaiki, terutama taktik saat tim tidak memegang bola. Koordinasi antara yang melakukan pressing dan yang harus melakukan cover tidak berjalan. Jarak antar lini kita terlalu besar, sehingga lawan bisa melakukan progresi ke depan dengan sangat mudah," urainya secara mendalam.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi jajaran kepelatihan PSIS U19. Dicky menegaskan bahwa kedisiplinan posisi dan pemulihan fisik akan menjadi fokus utama evaluasi sebelum melakoni pertandingan berikutnya di Grup C.
"Itu sepak bola, banyak kekurangan yang harus segera kami perbaiki," pungkasnya.