BEKASI – Persikad U19 akhirnya pecah telur dengan meraih poin perdana mereka dalam lanjutan pekan ketiga Grup D Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Bertanding di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, pada Kamis (9/4), tim berjuluk Serigala Margonda Muda ini sukses menahan imbang tuan rumah Garudayaksa FC U19 dengan skor 1-1.
Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Garudayaksa FC U19 sempat memimpin lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Adhip Rizki Nugraha pada menit ke-41. Namun, Persikad U19 merespon dengan cepat di babak kedua melalui aksi Muhammad Nabil yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54.
Pelatih Persikad U19, Apridiawan, mengakui bahwa perubahan skema permainan menjadi faktor utama keberhasilan timnya mencuri poin. Pada babak pertama, ia menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih menunggu dengan formasi defensif.
"Babak pertama kita lebih main defensif dengan formasi 5-4-1. Di babak kedua kita ubah menjadi normal menjadi 4-3-3 dan kita lebih menguasai jalannya pertandingan," ujar Apridiawan usai laga.
Perubahan tersebut terbukti efektif. Persikad U19 tampil lebih dominan dan menciptakan banyak peluang di paruh kedua, meskipun Apridiawan menyayangkan beberapa kesempatan emas yang gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.
Hasil imbang ini menjadi modal berharga bagi Persikad U19 setelah pada dua laga sebelumnya harus menelan kekalahan pahit. Apridiawan melihat ada grafik meningkat yang ditunjukkan oleh para pemainnya dalam setiap pertandingan.
"Di pertandingan ini menurut saya, dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, anak-anak tampil lebih baik. Ke depannya semoga progres di match berikutnya kita bisa dapat tiga poin," tutupnya optimistis.
Dengan tambahan satu poin ini, Persikad U19 diharapkan mampu menjaga momentum positif untuk merangkak naik di papan klasemen EPA Championship U19. Saat ini Persikad U19 masih di dasar klasemen dengan poin satu.