BEKASI – Tren negatif Persipal FC U19 dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 terus berlanjut. Bermain di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, pada Rabu (15/4), Laskar Tadulako Muda harus mengakui keunggulan telak Persiku Kudus U19 dengan skor mencolok 4-0.
Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Persipal U19 yang hingga saat ini belum mampu mengemas satu poin pun di fase grup dan menempati juru kunci.
Petaka bagi Persipal U19 dimulai pada menit ke-21 ketika bek mereka, M. Fausan, melakukan gol bunuh diri yang membuat Persiku U19 unggul lebih dulu. Menjelang turun minum, Galang Nanda Pragata menggandakan keunggulan tim asal Jawa Tengah tersebut pada menit ke-45.
Di babak kedua, dominasi Persiku U19 semakin tak terbendung melalui aksi Muhammad Al-Farrel. Pemain bernomor punggung 109 ini mencetak dua gol tambahan (brace) pada menit ke-65 dan 75, sekaligus mengunci kemenangan empat gol tanpa balas bagi Persiku U19.
Usai laga, jajaran pelatih Persipal U19 tidak menampik bahwa timnya tampil mengecewakan di putaran pertama ini. Selain sempat mengeluhkan kepemimpinan wasit pada gol kedua lawan, faktor utama yang menjadi sorotan adalah buruknya penyelesaian akhir.
"Kita punya kendala di masalah finishing. Pemain-pemain kita seakan-akan zero finishing untuk melakukan shooting sampai depan gawang," ungkap pelatih Persipal U19, Lani Anto saat ditemui usai pertandingan.
Dengan hasil ini, Persipal U19 terpuruk di dasar klasemen tanpa raihan poin. Meski demikian, pihak manajemen dan pelatih menjanjikan adanya perombakan dan evaluasi total menyongsong putaran kedua guna memutus rantai kekalahan ini.
"Kita usahakan pasti ada perubahan di putaran kedua nanti," tegas sang pelatih.