SERANG – Persijap Jepara akan menjalani laga tandang melawan Dewa United FC pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26. Laga kedua tim akan tersaji di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4) kickoff 19.00 WIB.
Menjalani lima laga terakhir, Laskar Kalinyamat terus berburu poin untuk bisa menjauh dari zona merah. Persijap hingga laga pekan ke-29 lalu, masih ada di peringkat ke-13 dengan 31 poin.
Posisi ini belum sepenuhnya aman dari ancaman jurang degradasi karena di posisi ke-16 atau batas zona merah, ada Madura United FC yang punya nilai 26 atau hanya selisih lima poin saja dari Persijap.
Menghadapi laga lawan Dewa United yang punya peringkat lebih baik yakni posisi ke-8 dengan nilai 44, Persijap tetap bertekad melanjutkan tren kemenangannya. Tiga laga terakhir, memang mampu dilewati Persijap dengan tiga kemenangan beruntun.
Lebih jauh lagi, Persijap mencatat delapan laga terakhir tak tersentuh kekalahan dengan empat kali menang dan empat kali imbang.
“Kita tahu, kita jalani kompetisi yang sangat padat. Setelah lawan PSBS Biak, kita sudah bersiap langsung untuk laga lawan Dewa United. Beda tim, beda cara bermain, persiapan juga beda. Namun terpenting adalah bagaimana pemain bisa pulihkan kebugaran dari kelelahan,” kata pelatih Persijap, Mario Lemos pada sesi Pre Match Press Conference, Selasa (28/4).
Laga lawan Dewa United nanti, juga tentunya sekaligus laga yang bagus untuk dapat membalas atas kekalahan di putaran pertama. Persijap saat itu kalah 0-3 pada laga home di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
“Pada putaran pertama lalu, kita tidak terlalu baik. Namun kini sudah berbeda dengan putaran kedua. Bagaimana kita bisa mempertahankan performa, tampil prima dan bisa mencapai target. Kita akan main lawan tim yang bagus, kita sudah siapkan semuanya,” ucap Mario Lemos lagi.
Mengenai kekuatan Dewa United, pelatih asal Portugal itu mengangkat topinya. “Kita respek dengan Dewa United. Mereka tim yang bagus. Namun tiap laga adalah penting. Kita butuh poin dan kita harap aak-anak bisa main bagus dan bisa dapat poin,” pungkasnya.