YOGYAKARTA – Jelang menjalani laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 melawan Persita Tangerang, PSIM Yogyakarta dipastikan kembali tidak dapat menurunkan komposisi terbaiknya. Pada laga yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Kamis (30/4) sore, PSIM dipastikan masih akan tanpa Rahmatsho Rahmatzoda dan Anton Fase.
Kepastian absennya dua pemain asing ini sudah dikonfirmasi oleh tim medis PSIM yang menyebut bahwa keduanya masih harus absen untuk beberapa laga kedepan.
Dokter tim PSIM, Hansel menjelaskan absennya Rahmatsho belum bisa ditentukan sampai berapa lama hingga hari ini. “Kalau untuk masa absennya, kami masih belum mengetahui secara pasti berapa lama. Namun yang pasti, untuk pertandingan selanjutnya melawan Persita, dia belum bisa bermain,” kata Hansel.
Meski demikian, pemulihan cedera penggawa asal Tajikistan tersebut terus berprogres dengan baik. Rahmatsho sudah mulai berlatih di lapangan sejak minggu ini.
“Lalu, untuk progres penyembuhannya sudah membaik. Setelah rest, mulai minggu ini dia sudah berlatih di pinggir lapangan,” ujar Hansel lagi.
Demi menjaga kebugaran tubuh Rahmatsho. tim medis bersama pelatih fisik terus memberikan porsi aktivitas mandiri secara terpisah dari rekan setimnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Untuk sesi latihan, dia melakukan latihan individu di pinggir lapangan. Selain itu, ada juga program gym untuk menjaga massa ototnya agar tidak menurun,” Hansel menambahkan.
Menurut jadwal tim medis, Rahmatsho akan kembali menjalani pemeriksaan di minggu depan untuk mengetahui kondisi cederanya, sekaligus waktu pemulihan yang diperlukan lagi.
Sementara itu, terkait kondisi pemulihan cedera Anton Fase, masih terus dalam tahap pemantauan tim medis PSIM. “Anton masih dalam proses pemulihan dan masih terus kami pantau. Saat ini dia belum bisa kembali berlatih di lapangan, jadi masih latihan mandiri gym dengan pantauan kami dan pelatih fisik,” Hansel menuturkan.