BEKASI – Aroma persaingan sengit menyelimuti laga puncak Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 yang mempertemukan Malut United FC U20 melawan Persija Jakarta U20. Pertandingan perebutan trofi juara ini akan digelar di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, pada Minggu (17/5).
Pelatih Malut United U20, Edwin Umbas, menegaskan bahwa timnya tidak merasa inferior meskipun harus menghadapi nama besar seperti Persija U20. Baginya, keberhasilan kedua tim menembus partai final adalah bukti bahwa kekuatan mereka berada di level yang seimbang.
Menjelang laga penentuan ini, Edwin memilih untuk menjaga ketenangan skuatnya dengan menjalankan rutinitas persiapan yang terukur. Ia memastikan seluruh penggawa Laskar Kie Raha Muda dalam keadaan siap tempur.
"Kami melakukan persiapan yang normal seperti menghadapi pertandingan-pertandingan sebelumnya. Semua pemain dalam kondisi baik dan siap bertanding," ujar Edwin Umbas.
Menilik kekuatan lawan, Edwin tidak menampik bahwa statistik menunjukkan Persija adalah tim yang berkualitas. Namun, ia mengingatkan bahwa Malut United U20 melaju ke final dengan status yang sama kuatnya.
"Dari segi statistik, Persija U20 merupakan tim yang memiliki kualitas. Tetapi, kita sama-sama bisa ke final setelah menjadi juara grup masing-masing. Artinya, Malut United U20 juga punya kualitas. Pertandingan nanti akan berjalan sengit," tegasnya.
Keberhasilan memuncaki klasemen di fase grup menjadi modal kepercayaan diri bagi Malut United. Edwin menyatakan bahwa motivasi tinggi dan kematangan persiapan menjadi kunci utama untuk membawa pulang gelar juara.
"Kami datang dengan persiapan matang dan motivasi tinggi menatap laga melawan Persija U20. Tentu, kami optimistis bisa meraih kemenangan," pungkasnya.
Duel ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling ketat di kelompok umur U20, mengingat ambisi kedua tim untuk mengukuhkan diri sebagai yang terbaik di kompetisi usia muda nasional musim ini.