BEKASI – Persipura Jayapura U19 harus puas berbagi poin dengan Kendal Tornado FC U19 setelah bermain imbang tanpa gol pada laga perdana putaran kedua Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Pertandingan tersebut digelar di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garuda Yaksa, Bekasi, pada Minggu (19/4).
Pelatih Persipura Jayapura U19, Ridwan Bauw, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut, terutama karena seluruh pemainnya menyelesaikan pertandingan dalam kondisi sehat. Namun, ia mengakui bahwa secara teknis, performa tim di lapangan belum memenuhi harapan staf pelatih.
"Sementara ini saya mengucap syukur dulu hasilnya draw dan pemain sehat. Memang belum sesuai dengan rencana yang kita buat, tidak sesuai ekspektasi yang kita mau," ujar Ridwan usai laga.
Meski hasil akhir tidak sesuai rencana awal, Ridwan tetap memberikan apresiasi kepada para penggawa muda Mutiara Hitam. Ia melihat adanya semangat juang yang tinggi dari anak asuhnya meski harus bermain dalam situasi yang tidak mudah.
"Aspek positifnya, anak-anak masih mau berjuang dengan keterbatasan yang ada," tambahnya singkat.
Menatap pertandingan selanjutnya di putaran kedua ini, Ridwan Bauw telah mengantongi sejumlah catatan evaluasi penting. Dua poin utama yang menjadi perhatian adalah buruknya transisi permainan dan kurangnya kerja sama di barisan penyerangan.
"Tetap ada evaluasi dari transisi kita yang masih agak kurang, dan penyerangan kita. Kerja sama di bagian depan masih banyak yang menahan (bola)," pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat Persipura U19 harus segera berbenah guna mengamankan poin maksimal di laga-laga berikutnya dalam persaingan ketat EPA Championship U19 2026.