Oleh: Presdir Office I.League SEPAK bola selalu berbicara tentang banyak hal. Tentang kemenangan dan kekalahan, tentang sorak dan kecewa, tentang warna, nyanyian, dan emosi yang tak pernah benar-benar bisa dijelaskan dengan angka. Namun di balik semua itu, ada satu hal yang sering terlupakan: sepak bola adalah tentang manusia[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Tim Football Academy I.League SEPAK bola merupakan permainan invasi. Tim yang menguasai bola berusaha menginvasi teritori lawannya untuk mendekatkan bola ke gawang dan meningkatkan peluang untuk mencetak gol, sementara tim yang tidak menguasai bola berusaha menjaga teritorinya agar tidak diinvasi oleh lawan. Salah sat[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Tim Football Academy I.League BRI Super League mencatat satu pola yang konsisten hingga Pekan 14. Fase 61–90 menit menjadi periode paling produktif untuk gol, sekaligus fase dengan perubahan game-state paling sering terjadi. Dampaknya terasa langsung pada cara tim mengelola pertandingan baik saat mengejar hasil [..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Tim Football Academy I.League MENONTON sepak bola Indonesia kadang terasa seperti kembali ke masa lalu. Ada semangat juang yang tinggi, tekel keras di tengah lapangan, pemain yang tak berhenti berlari mengejar bola, dan tembakan jarak jauh! Hal-hal yang mulai jarang kita lihat di Eropa modern, masih jadi “bumbu [..]Baca Lebih Lanjut
PERTAMA kalinya, klub BRI Super League, menembus Piala Dunia 2026. Bukti kompetisi bergulir di jalan yang tepat. Suara pembawa acara televisi itu terdengar menggelegar. “Curacao has done it. Blue Wave is heading to the World Cup. For the first time in their history,” teriaknya. Di lapangan hijau di Stadion Nati[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Hanif Marjuni - Manager Corporate Share Value (CSV) I.League MINGGU, 26 Oktober 2025, GOR Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM). Siang itu, suasana luar GOR Pancasila tak berbeda jauh dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Seperti biasa, banyak mahasiswa-mahasiswi UGM yang sibuk dengan urusan olahraga. Ada yan[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Eko Rahmawanto (Manager Media I.League) SUDAH tiga klub yang memecat pelatih di BRI Super League 2025/26. Nasihat Michelangelo Rampulla ini patut didengar. Michelangelo Rampulla kiper bagus. Tapi, dia sulit menembus posisi inti di Juventus. Saat dia baru berkembang, di sana ada Angelo Peruzzi, kiper l[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Eko Rahmawanto (Manajer Media I.League) DI tengah euforia sukses Persib Bandung dan Dewa United Banten FC, ingatlah satu nama ini: Saut Lumban Tobing. Kota Jeddah di Arab Saudi, 39 tahun lalu. Mata fans sepak bola Indonesia tertuju ke sana, khususnya ‘Wong Palembang’. Di sana, Krama Yud[..]Baca Lebih Lanjut
Oleh: Tim Football Academy I.League JIKA setiap pemain sepak bola ditanya “maukah mendapat hadiah kartu merah?”, hampir dipastikan jawaban yang akan kita dengar adalah “tidak!”. Karena selain harus mengakhiri pertandingan lebih cepat, pemain yang terkena kartu merah juga mendapat larangan ber[..]Baca Lebih Lanjut
DUA tahun lalu, film dokumenter itu dirilis. ‘Hasan: The Coach’, judulnya. Film ini berkisah tentang Martin Hasek. Siapa Martin Hasek? Mungkin tak banyak yang tahu. Setidaknya, dia kalah pamor jika dibandingkan dengan Pavel Nedvev atau Tomas Rosicky, pemain seangkatannya di Republik Ceko. Orang lebi[..]Baca Lebih Lanjut